Papua Tengah - Banguna bersejarah peninggalan Kolonial Belanda pada masa penjajahan Indonesia khususnya di kabupaten Merauke, meninggalkan banyak situs yang dijadikan monumen untuk mengenang 350 Tahun Masa penjajahan Belanda terhadap NKRI
Dikabupaten Merauke, terdapat banyak bangunan peninggalan kolonial Belanda namun sebagian besar sudah termakan usia dan rusak sehingga hanya menjadi cerita kenangan pada anak cucu pejuang terdahulu di masa kini.
Berikut empat tempat bersejarah di Merauke yang masih berdiri kokoh hingga saat ini :
1.Kantor Pos 1902
Salah satu tempat penyampaian informasi antar daerah sebagai penghubung lewat pengiriman surat (dokumen) yang dibangun oleh kolonial Belanda ini masih berdiri kokoh meskipun sudah termakan usia dan tidak terawat hingga saat ini.
Bangunan dengan kondisi yang memprihatinkan ini meskipun terletak didalam kota Merauke,kantor post 1902 saat ini sudah terbengkalai dan menjadi tempat dilakukan aktifitas para oknum yang sering membuat kekacauan dengan dilatar belakangi mengkonsumsi minuman keras.
2 Gereja Katedral Merauke
Salah satu bangunan tempat ibadah bagi umat Kristen Katolik di Merauke, yang di bangun pada masa penjajahan kolonial Belanda juga masih berdiri kokoh dan terawat bahkan masih sering digunakan hingga saat ini.
Bangunan para misionaris untuk masyarakat Merauke pada zaman penjajahan biasanya digunakan untuk beribadah namun dengan perkembangan zaman dan adanya gedung gereja baru, saat ini gedung tersebut dialihfungsikan sebagai gedung serbaguna untuk warga Merauke melakukan berbagai kegiatan keagamaan,kegiatan sosial maupun kegiatan seremonial lain.
Bangunan yang masih berdiri kokoh dan terawat yang beralamat dijalan Raya Mandala ini menjadi salah satu icon cerita jika kota Merauke juga pernah dijajah oleh kolonial Belanda.
3.Susteran PBHK
Jika Bangunan bersejarah lain berdiri kokoh dan ada pula yang terbengkalai, berbeda dengan bangunan Susteran yang beralamat dijalan Raya Mandala kota Merauke.
Bangunan sejak zaman Belanda bagi para suster dan biarawati ini, juga masih berdiri kokoh dan digunakan sampai saat ini.
Meskipun sudah dilakukan pergantian bahan pada bangunan ini, namun bentuk dan ukuran masih menggunakan bentuk bangunan lama. Bangunan tempat tinggal para suster dan biarawati ini , masih terawat dan dikelola dengan baik pengurus hingga umat katolik di Papua Selatan.
Dengan adanya ketiga bangunan bersejarah ini di Merauke yang masih berdiri kokoh menandakan wilayah Indonesia Timur juga pernah dijajah Oleh Kolonial Belanda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung