ilustrasi (pexels.com/Keira Burton)
PAPUA TENGAH - Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire luncurkan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) SEVIMA pada Rabu (15/7) untuk mempermudah mahasiswa dalam pelayanan akademik.
Sistem ini merupakan bagian dari transformasi digital yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa seperti mengisi Kartu Rencana Studi (KRS), mengunduh Kartu Hasil Studi (KHS) hingga melakukan pembayaran uang kuliah.
Rektor USWIM Nabire, Petrus Tekege, SH., MH., mengatakan bahwa sistem ini adalah langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan akademik sekaligus mengikuti perkembang teknologi di dunia pendidikan.
Dengan SIAKAD SEVIMA, mahasiswa tidak perlu lagi mengurus berbagai proses administrasi secara manual karena semuanya sudah tersedia secara digital.
Meskipun terkesan lebih mudah, Rektor mengingatkan agar para mahasiswa tetap patuh terhadap batas waktu yang sudah ditentukan pihak kampus.
“Pengisian KRS ada waktunya. Kalau melewati batas waktu dan belum mengisi, mahasiswa akan dianggap cuti. Ini bagian dari upaya melatih mahasiswa agar lebih disiplin,” katanya.
Selain mahasiswa, para tenaga pendidik seperti dosen juga dipermudah dengan adanya sistem digital ini. Dosen dapat mengunggah materi kuliah, input nilai secara langsung dan menyelesaikan segala proses akademik secara digital.
Hal ini dinilai dapat meningkatkan transparansi dan objektivitas penilaian setiap mahasiswa.
Selain ketentuan baru ini, USWIM Nabire juga menetapkan kebijakan yang dapat membantu mahasiswa dalam melakukan pembayaran uang kuliah.
Bagi mahasiswa semester satu dan dua, tersedia skema pembayaran secara bertahap atau cicilan dalam satu semester sesuai dengan ketentuan universitas.
Sedangkan semester lanjutan tidak diterapkan ketentuan tersebut karena dianggap telah mendapat bantuan dari pemerintah atau sumber bantuan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nabire.net