Papua Tengah - Perencanaan di Papua Selatan khususnya di Merauke bakal berjalan selaras dengan prioritas pembangunan nasional sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat khususnya di Merauke.
Dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Papua Selatan, Ulmi Listyaningsih Wayenib bahwa,Kabupaten Merauke merupakan salah wilayah strategis tapi juga pintu gerbang perjumpaan Indonesia dikawasan timur.
Baca juga: Pemprov Harap RPJMD Kabupaten Merauke Jawab Kebutuhan Masyarakat
Ulmi menjelaskan, kebijakan pembangunan Kabupaten Merauke harus memperhatikan : sektor pertama penguatan ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian berkelanjutan.
Sektor kedua meningkatkan infrastruktur dasar yang mendukung konektivitas antara wilayah dan provinsi.
Sedangkan sektor ketiga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), agar pembangunan bermanfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Merauke di Papua Selatan.
Sektor keempat, pelestarian lingkungan hidup dan Sumber Daya Alam (SDA) berkelanjutan, mengingat Merauke memiliki ekosistem yang unik dan kaya.
Sektor kelima, penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.
"Sinkronisasi RPJMD Kabupaten Merauke dengan RPJMN bukan sekedar formalitas,"ujarnya.
Dalam penyusunan RPJMD, tambah dia, perlu mengacu pada jumlah indikator dalam rencana strategis (renstra).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung