Ilustrasi Program Renovasi 21.000 Rumah di Tanah Papua (ChatGPT)
PAPUA TENGAH - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Tanah Papua yang dicanangkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait akan mulai dilaksanakan pada Mei 2026.
Program ini menyasar 21.000 rumah di enam provinsi dan 42 kabupaten/kota di Tanah Papua untuk direnovasi menjadi hunian yang layak.
Pada Selasa (28/4) di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Maruarar mengungkapkan harapannya kepada semua kepala daerah untuk mendukung dan bekerja sama lewat program ini.
Ia mengatakan dengan adanya program ini, masyarakat Papua dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan tenaga kerja.
Meskipun renovasi rumah menargetkan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) saja, Menteri PKP yakin akan ada efek ganda yang positif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Program lain yang menjadi andalan selain ini yaitu penataan tiga kawasan kumuh di Papua dan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.
Sepanjang kunjungannya ke Sorong, Maruarar bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerima banyak laporan sekaligus menyusuri hunian masyarakat yang masih tidak layak huni.
Dengan adanya program BSPS ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara Papua Tengah