Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 10 APRIL 2026 • 09:23 WIB

Korban Kericuhan Dogiyai Bertambah, Polisi Usut Kematian Lima Warga Sipil

Korban Kericuhan Dogiyai Bertambah, Polisi Usut Kematian Lima Warga SipilIlustrasi Penganiayaan (HANDOUT)

PAPUA TENGAH - Kericuhan di Dogiyai pada akhir Maret lalu mengakibatkan jatuhnya korban dari pihak kepolisian dan warga sipil. Laporan terbaru mengatakan bahwa ada lima korban warga sipil yang tewas sehingga diperlukan investigasi mendalam oleh Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah.

Investigasi dilakukan oleh tim gabungan dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasmum) Polri dan Polda Papua Tengah. Penyelidikan ini difokuskan pada mencari kebenaran informasi terkait laporan jumlah korban jiwa dari pihak sipil. 

Kepala Bidang Humas Polda Papua Tengah, AKBP I Made Suartika, mengatakan bahwa informasi kelima korban jiwa dari masyarakat masih harus didalami. 

Dampak dari kericuhan tersebut, Polda merespons dengan menerbitkan Surat Perintah Nomos Sprin 295/IV/KEP./2026 tentang pergantian pucuk pimpinan Polres Dogiyai agar situasi keamanan tetap terkendali.

Kapolres Dogiyai sebelumnya, Kompol Y. Mince Mayor, S.H., kini diganti oleh AKBP Denis A. Putra , S.H., S.I.K., M.H., yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

AKBP Suartika mengatakan bahwa pergantian jabatan ini sebagai bentuk evaluasi dan upaya memenuhi aspirasi masyarakat.

“Pergantian ini bertujuan agar pelayanan serta situasi keamanan dan ketertiban di Dogiyai dapat berjalan lebih optimal dan kondusif,” jelasnya. 

Polda Papua Tengah meminta masyarakat untuk tetap tenang dan kondusif serta tidak terpengaruh oleh berita yang belum terkonfirmasi oleh pihak berwenang. Kapolres Dogiyai yang baru juga diharapkan untuk bisa melakukan tindakan persuasif agar keamanan tetap terkendali. 

Diketahui dari informasi warga sekitar, kericuhan kemarin berujung pada aksi pembakaran hingga laporan penembakan terhadap warga sipil di Pasar Moanemani sekitar pukul 12.30 WIT. 

Korban yang dilaporkan pada saat itu adalah seorang perempuan lansia bernama Ester Pigai yang tewas akibat tertembak. Korban lainnya adalah seorang pemuda asal Kampung Kamu Selatan, seorang warga bernama Yoseph Yobe yang juga sama-sama tewas tertembak. Total ada empat korban jiwa dari pihak sipil dan satu polisi akibat kericuhan tersebut. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Seputar Papua

BERITA TERBARU

Korban Kericuhan Dogiyai Bertambah, Polisi Usut Kematian Lima Warga Sipil

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!