Ukiran Kayu Kamoro (indonesia.travel)
PAPUA TENGAH - Ukiran kayu Kamoro merupakan salah satu keterampilan yang jadi warisan budaya asal Papua Tengah. Karya yang dikenal dengan motif dan detailnya yang khas ini telah diakui sebagai kekayaan budaya Indonesia yang harus terus dijaga. Setiap tekstur, sudut dan bentuk yang diukir pada kayu merupakan wujud ekspresi dan penghormatan Suku Kamoro terhadap alam tempat tinggalnya. Dan berikut fakta-faktanya:
Ukiran kayu Kamoro, seperti namanya merupakan keterampilan seni ukir yang dilakukan secara turun temurun oleh Suku Kamoro. Suku asli tanah Papua ini menetap di sekitar pesisir selatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Praktik mengukir kayu ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap arwah leluhur, perlindungan serta penanda peristiwa penting seperti kelahiran, pernikahan dan kematian.
Berkat sejarahnya yang panjang, motif ukiran Kamoro memiliki ciri khasnya tersendiri. Biasanya motif ukiran terinspirasi dari alam sekitar seperti figur manusia, binatang laut, burung hingga sulur tanaman. Bahkan ada beberapa motif ukiran yang hanya bisa dimiliki dan digunakan oleh satu garis keturunan keluarga. Sehingga, keturunan keluarga tertentu dapat dikenali lewat ukiran motif khasnya tersebut. Suku Kamoro kerap menggunakan berbagai jenis kayu lokal untuk diukir seperti kayu mangrove, kayu besi atau kayu pohon pesisir yang tahan dengan iklim lembap. Ukiran yang meliuk-liuk, ekspresif, dengan tekstur yang jelas, membuat karya asli Tanah Papua ini kerap diburu wisatawan.
Hingga saat ini, Suku Kamoro masih mempertahankan keterampilan ukiran mereka dengan terus mewarisinya ke generasi muda. Di sanggar seni bahkan sekolah, anak-anak dan remaja sudah mulai diperkenalkan dan diajari secara langsung terkait keahlian mengukir kayu. Beberapa hasil karya biasanya dijual di lapak festival budaya terutama di acara besar seperti saat PON Papua tahun 2021 lalu. Harganya bervariasi tergantung ukuran dan kerumitan ukiran. Biasanya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Turis domestik hingga internasional juga bisa langsung datang ke kampung-kampung di Mimika untuk melihat proses mengukir secara langsung.
Ukiran kayu Kamoro sesuai tradisi hanya bisa dilakukan oleh orang-orang Suku Kamoro. Sehingga, cukup sulit untuk melihat dan membeli karya luar biasa ini di luar Tanah Papua. Jadi, jika anda berkunjung ke Mimika, jangan lupa bawa oleh-oleh kerajinan ini ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Indonesia Travel