PAPUA TENGAH - Aparatur Sipil Negara (ASN) Mimika diharapkan untuk mulai menghemat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) imbas konflik antara Iran Vs Amerika-Israel.
Pada Senin (30/3) saat apel pagi di lapangan kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Bupati Mimika Johannes Rettob menekankan kepada seluruh ASN untuk mengikuti arahan dari pemerintah pusat terkait efisiensi energi. Salah satu upaya yang dianjurkan antara lain penerapan Work From Home (WFH).
Meskipun pemerintah pusat sudah menerapkan kebijakan WFH bagi ASN, Rettob sendiri mengungkapkan belum menerima surat edaran resmi sehingga ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika masih diberlakukan jam kerja normal.
Selain itu, Bupati Mimika meminta koordinasi penuh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk selalu menanyakan ketersediaan BBM ke Pertamina.
“Saya minta Kepala Dinas Perindag untuk segera menanyakan kepastian stok BBM kita kepada Pertamina untuk beberapa bulan ke depan. Kita harus hati-hati dalam melaksanakan tugas dan menggunakan bahan bakar secara bijak,” ucap Johannes Rettob.
Sebagai penutup, Johannes Rettob mengapresiasi seluruh ASN Mimika yang telah disiplin baik dalam hal ketepatan waktu serta penampilan. Seluruh aspek tersebut tidak hanya mencerminkan profesionalitas dan formalitas tetapi juga untuk membangun kepercayaan masyarakat.
Naiknya Harga Minyak Dunia
Saat ini, dunia digemparkan dengan konflik antara Iran VS Amerika Serikat-Israel. Perang yang berlangsung sejak Februari lalu ini memicu dampak yang meluas ke seluruh dunia terutama pada harga minyak global.
Berdasarkan keterangan dari Analis Kebijakan Energi dari UPN Veteran Yogyakarta, Nikolaus Loy, peningkatan harga minyak yang signifikan ini dipengaruhi kuat oleh eskalasi konfilk yang terjadi di Timur Tengah tersebut.
Secara statistik, rata-rata harga minyak global naik sebesar 50 persen sejak perang berkepanjangan tersebut. Penyebab secara langsungnya adalah saat Selat Hormuz, sebuah selat penghubung penting untuk distribusi minyak dunia, terpaksa ditutup oleh Iran sebagai strategi melawan Amerika Serikat-Israel.
Dampak buruk ini, meluas bahkan hingga ke Asia Tenggara seperti Filipina yang terpaksa harus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi akibat kelangkaan BBM. Indonesia sendiri belum melakukan perubahan yang signifikan selain daripada aturan kebijakan WFH bagi ASN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara News