PAPUA TENGAH - Sebanyak 720 personel disiapkan oleh Kepolisian Daerah Papua Tengah demi memastikan keamanan dan ketertiban pada masa menjelang dan pasca Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kapolda Papua Barat, Jermias Rontini di Nabire pada Selasa (11/03/2026) menambahkan akan ada 100 personel dari TNI yang juga ikut melakukan pengamanan.
“Untuk melakukan pengamanan Ramadhan, Polda Papua Tengah melaksanakan pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026 dari tanggal 13-25 Maret 2026,” ujar Rontini di rapat koordinasi lintas sektoral Provinsi Papua Tengah di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah.
Selain tambahan personel, juga akan dipasang pos pengamanan yang tersebar di beberapa titik penting. Tercatat ada 13 Pos Pengamanan, 10 Pos Pelayanan dan 8 Pos Terpadu selama masa lebaran dan mudik untuk masyarakat Provinsi Papua Tengah.
Baca juga: Empat Kapal Siap Layani Pemudik Lebaran 2026 di Nabire
Selain pos, aparat akan berfokus pada 179 objek penting seperti tempat ibadah, pusat keramaian, bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, terminal sampai jalur transportasi.
Seluruh upaya ini diberi nama Operasi Ketupat Noken yang bertujuan untuk memastikan kelancaran serta keamanan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
Kepolisian Papua Tengah juga melayani masyarakat secara langsung lewat Call Center Polri 110. Layanan ini dapat membantu di saat keadaan darurat yang membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat dan responsif.
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengharapkan Operasi Ketupat Noken 2026 dapat dijalankan oleh seluruh pihak dengan koordinasi yang baik agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman. Menurutnya, masa-masa menjelang dan pasca Idul Fitri merupakan waktu yang sangat penting karena dapat meningkatkan sektor ekonomi lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara Papua Tengah