Ilustrasi penembakan (Freepik)
PAPUA TENGAH - Tim terpadu tanggap darurat telah disiapkan dan dikirim ke Kabupaten Puncak atas arahan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, imbas insiden konflik bersenjata.
Konflik bersenjata antara aparat keamanan dengan OPM terjadi pada Rabu (15/4) lalu hingga menyebabkan korban dari pihak sipil.
Pendataan korban dilakukan secara bertahap dengan bantuan berbagai pihak termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) untuk segera ditangani.
Tim darurat tersebut bertujuan untuk memberikan bantuan logistik dan medis bagi para korban dan relawan di Kabupaten Puncak.
Pemprov Papua Tengah pastikan keamanan dan kebutuhan masyarakat terdampak tetap terpenuhi. Dukungan logistik seperti tenda darurat dan dukungan medis akan ditanggung sepenuhnya hingga kondisi stabil.
Baca juga: Penembakan di Tambang Grasberg, Seorang Karyawan Freeport Tewas
Selain itu, Nawipa juga menjamin pendidikan anak-anak korban konflik terutama yang telah kehilangan orang tua.
Agar konflik serupa tidak terulang kembali, Pemprov Papua Tengah akan mengadakan dialog dan komunikasi untuk menyelesaikan masalah ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara Papua Tengah