PAPUA TENGAH - Saat berkunjung ke suatu daerah, pastinya kita selalu menyempatkan diri untuk mencicipi kuliner khas daerah tersebut. Jika kalian sedang di Mimika, ada banyak kuliner khas Tanah Papua yang ada disini.
Sebagai bagian dari Nusantara yang kaya akan alam dan budayanya, Mimika juga menyimpan ragam kuliner khas yang menggugah selera. Perpaduan cita rasa lokal Papua dengan pengaruh budaya pendatang menciptakan sajian yang unik dan beragam.
Mulai dari olahan sagu tradisional, hidangan laut segar dari pesisir, hingga makanan rumahan khas nusantara yang mudah ditemui di Timika, semuanya menghadirkan pengalaman rasa yang berbeda.
Berikut 4 kuliner khas Tanah Papua khususnya di Mimika, Papua Tengah yang wajib kalian coba:
1. Papeda
Jika ditanya kuliner khas Papua, makanan unik ini akan selalu disebut. Papeda merupakan makanan pokok orang-orang Papua yang memiliki tekstur unik. Dibuat dari sagu, papeda memiliki tekstur yang kenyal dan mirip bubur. Biasanya, papeda disandingkan dengan lauk berkuah seperti kuah kuning ikan tuna yang harum dan kaya rempah. Di Mimika, ada banyak macam jenis papeda seperti papeda bungkus yang lebih padat dan papeda kacang.
2. Bagea Papua
Bagea merupakan cemilan yang biasanya disajikan saat hari-hari besar seperti natal dan lebaran. Makanan ini lagi-lagi terbuat dari sagu dan kacang kenari dengan tekstur yang sedikit keras seperti kue-kue kecil pada umumnya. Rasanya cenderung manis dan gurih juga harum aroma rempah karena dicampur dengan kayu manis atau cengkih. Bentuknya kadang lonjong atau bulat seperti nastar dengan warna coklat keemasan.
3. Ikan Louhan Goreng Kering
Tak lengkap rasanya jika ke Papua tanpa menyicipi kekayaan alam lautnya. Meskipun Mimika agak jauh dari pesisir, seafood tetap jadi incaran banyak warga lokal maupun turis disini. Ikan louhan pada umumnya dikenal sebagai ikan hias, tetapi disini dapat dijadikan santapan lezat pendamping papeda. Biasanya louhan jenis red devil yang sering disajikan di berbagai rumah makan. Meskipun digoreng sederhana tanpa bumbu rempah yang banyak, ikan louhan goreng kering tetap punya rasa yang nikmat.
4. Ulat Sagu Asap
Satu lagi kuliner unik yang hanya bisa ditemukan di Papua. Ulat ini biasanya ditemukan di batang pohon sagu yang sudah dipotong dan membusuk. Serangga dengan bentuk lonjong dan gendut serta berwarna putih ini dinamakan 'Koo' oleh warga lokal. Meskipun terlihat geli, ulat sagu mengandung protein yang cukup banyak serta berbagai jenis vitamin yang bermanfaat.
Jika ingin mencoba cara esktrem, ulat sagu bisa langsung dimakan hidup-hidup. Tapi seiring waktu, karena jumlahnya yang cukup banyak dan mudah ditemukan, warga lokal mencoba untuk mengolah ulat sagu jadi sate. Rasanya dikenal cenderung manis, asin dengan tekstur yang lunak didalam tapi crispy diluar.
Itu dia 4 kuliner khas Papua yang bisa kalian temukan di Mimika. Banyak makanan yang berasal dari kekayaan alam sekitar seperti pohon sagu dan ikan louhan. Salah satu contoh baik dalam memanfaatkan apa yang ada disekitar kita agar tercapai swasembada pangan yang melestarikan alam kita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Salam Papua