Bendung Kalibumi di Kabupaten Nabire (BWS PAPUA)
PAPUA TENGAH - Bendung Kalibumi adalah salah satu infrastruktur sumber daya air yang memiliki peran penting dalam mendukung sektor pertanian di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Keberadaan bendung ini menjadi penopang utama sistem irigasi yang mengairi ribuan hektare lahan pertanian, sehingga membantu meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan masyarakat setempat.
Tak hanya memiliki nilai strategis bagi sektor pertanian, Bendung Kalibumi juga menjadi salah satu infrastruktur yang menarik untuk dipelajari karena perannya dalam mendukung pembangunan daerah. Berikut fakta menarik mengenai Bendung Kalibumi di Kabupaten Nabire.
Bendung Kalibumi merupakan bendungan yang berada di Desa Wadio, Kecamatan Nabire Barat, Nabire, Provinsi Papua Tengah. Pembangunan dimulai pada tahun 1996 dan selesai pada tahun 2008 menggunakan APBN sebesar 138,3 miliar.
Proses pembangunan mengalami berbagai kendala seperti bencana alam berupa gempa bumi dan banjir yang menutup alur sungai Kalibumi. Pembangunan kembali dilanjutkan pada tahun 2005 dengan menambahkan jaringan primer sepanjang 5.605 meter dan jaringan sekunder sepanjang 11.617,20 meter.
Bendung Kalibumi selesai di tahun 2008 dan terus mengalami berbagai perkembangan secara bertahap hingga tahun 2017 untuk mengoptimalkan fungsi bendungan.
Bendung Kalibumi memiliki struktur bangunan dengan tipe bendung gergaji. Bentuk ini dicirikan dengan desain dinding berpola zig-zag yang menyerupai mata gergaji jika dilihat dari atas.
Tipe bendung gergaji memiliki keutamaan fungsi yang dapat melimpahkan air bervolume besar meskipun ukuran bendungan lebih kecil. Selain itu, fisik gergaji ini dapat mengurangi perusakan di bagian hilir sungai akibat limpahan air.
Secara fisik, Bendung Kalibumi dibangun menggunakan konstruksi beton bertulang yang terbuat dari campuran beton dan rangka baja (tulangan). Hal ini menjadi kekuatan ganda yang dapat menahan tekanan besar akibat limpahan air.
Area Bendung Kalibumi seluas 6.400 hektar dengan lebar bendung sekitar 60 meter. Jumlah bangunan pengatur sebanyak 27 buah, jumlah pintu besar dengan tinggi 60 cm sebanyak 8 buah dan dibawah 60 cm sebanyak 106 buah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BWS PAPUA