Tarian Papua saat membuka PON XX Papua (infopublik.id)
PAPUA TENGAH - Sanggar seni memiliki peran penting sebagai wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan bakat serta kreativitas di bidang seni dan budaya. Di Kabupaten Mimika, keberadaan sanggar seni tidak hanya menjadi tempat belajar menari, tetapi juga sarana untuk mengenal berbagai bentuk kesenian lainnya seperti musik, menggambar, melukis, hingga seni pertunjukan.
Melalui kegiatan yang terarah dan didampingi oleh para pelatih berpengalaman, sanggar seni membantu peserta mengasah keterampilan sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Selain itu, sanggar seni juga berperan dalam melestarikan budaya lokal dengan memperkenalkan tarian tradisional dan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
Berikut beberapa sanggar seni di Mimika yang menawarkan beragam kelas dan aktivitas kesenian untuk anak-anak.
Sanggar Seni Peteko merupakan salah satu sanggar seni yang selalu aktif melakukan pelatihan serta pertunjukkan tarian tradisional maupun kontemporer khas Papua.
Sanggar seni ini pernah memberikan pertunjukkan untuk pembukaan PON Papua cabang olahraga biliar pada tahun 2021 lalu dengan tajuk "Aku Papua". Hingga saat ini, melalui akun instagram resminya di @sanggarsenipeteko, anak-anak dan remaja disini selalu didorong untuk berani tampil di berbagai acar publik.
Sanggar Seni Peteko dipimpin sekaligus dilatih oleh Romario Kapiyau sejak tahun 2015. Selain menyediakan pelatihan tarian tradisional, disini juga menyewakan berbagai atribut/busana khas Papua.
Alamat Sanggar Seni Peteko berada di Jl. Budi Utomo, Kwamki, Kec. Mimika Baru. Buka setiap hari Kamis, Sabtu dan Selasa dari jam 15.00-17.00 WIT.
Bagi yang mencari perpaduan tarian Bali dan Papua, Anda bisa memilih Sanggar Bali Dwipa Timika untuk anak-anak Anda. Sanggar seni ini fokus pada tarian dan kostum dari Bali.
Sebagai sebuah sanggar seni, anak-anak yang berlatih tarian tradisional disini juga didorong untuk berani melakukan pertunjukan di acara publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis