Pesawat Cessna 208B milik Susi Air (Wikimedia/Bimo Jalu P)
PAPUA TENGAH - Meskipun Papua merupakan salah satu wilayah terluas di Indonesia, akses transportasinya masih cukup terbatas baik jalur darat, laut maupun udara. Kondisi ini membuat area pedalaman Papua seringkali terisolir karena minimnya aksesibilitas.
Oleh karena itu, diperlukan alternatif transportasi yang efektif dan efisien melalui jalur udara seperti pesawat perintis untuk mencapai daerah pedalaman dan terpencil.
Pesawat perintis sendiri merupakan armada penerbangan yang bertujuan menghubungkan daerah-daerah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan (3TP) yang masih sulit terjangkau moda transportasi lain.
Berikut tiga maskapai yang menyediakan pesawat perintis untuk melayani rute di Papua, Papua Tengah.
Maskapai Smart Air sudah beroperasi sejak tahun 2016 dan telah menjadi pesawat perintis andalan bagi masyarakat Papua. Perusahaan ini memfokuskan layanan pada distribusi logistik juga alat transportasi penumpang ke pedalaman Papua.
Hingga awal tahun 2025, Smart Air telah mengoperasikan 35 armada pesawat bersayap serta dua helikopter canggih yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Pesawat yang paling sering dipakai yaitu jenis Cessna Grand Caravan C208B dengan kapasitas maksimal 12 penumpang.
Basis utama Smart Air di wilayah timur Indonesia berada di Nabire dan melayani banyak rute penerbangan baik di wilayah Papua hingga luar Papua. Berikut daftar rute terbarunya:
Rute di Papua:
Harga tiket berkisar antara Rp200.000 hingga Rp700.000 per rute. Pemesanan dapat dilakukan di agen resmi yang ada di masing-masing bandara. Informasi lebih lanjut hubungi nomor di akun instagram Smart Air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Susi Air