Titian jembatan di Ekowisata Mangrove Pomako, Mimika, Papua Tengah (blue-forest.org)
PAPUA TENGAH - Kabupaten Mimika memiliki banyak ikon wisata baik dalam bentuk urban maupun keindahan alamnya. Jika kalian lebih menyukai liburan di alam terbuka dan dikelilingi pohon-pohon rapat, Ekowisata Mangrove Pomako bisa jadi jawabannya.
Berikut beberapa fakta menarik mengenai ikon wisata tersembunyi ini di Mimika:
Lokasinya berada di kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Pomako, Distrik Mimika Timur, sekitar perjalanan 40 kilometer atau 50 menit dari pusat kota dan dekat dengan Pelabuhan Pomako.
Destinasi wisata ini dibangun untuk menyambut para atlet dan ofisial pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 lalu. Melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika, hutan mangrove yang awalnya untuk kepentingan lingkungan saja, diubah menjadi destinasi liburan yang menarik.
Luas kawasan mangrove disini mencapai 300.000 hektar yang dipadati oleh 27 jenis pohon-pohon dengan ketinggian hingga 30 meter. Fungsinya sangat penting terutama di wilayah pesisir untuk menahan abrasi pantai serta mencegah banjir rob meluas.
Selain itu, mangrove merupakan rumah untuk beberapa biota laut yang bisa dijadikan mata pencaharian warga setempat seperti kepiting bakau, udang, dan ikan gelodok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis