Selasa, 02 JUNI 2026 • 21:20 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentrans dan Dubes Tiongkok Tinjau Lahan Pertanian di Merauke

Author

Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu dampingi Menteri Transmigrasi RI,Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Dubes Tiongkok saat melakukan kunjungan ke kampung Telaga Sari distrik Kurik (Yerid Taopan )

Papua Tengah - Sekertaris Daerah Papua Selatan Ferdinandus Kanakaimu Mendampingi Menteri Transmigrasi (Mentrans) Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, dan Kedutaan Besar (Dubes) Tiongkok, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Telaga Sari, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (2/6/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau potensi lahan pertanian seluas 1.058 hektar guna pengembangan kawasan transmigrasi modern.

Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kanakaimu, menyatakan bahwa dukungan pusat melalui pengembangan infrastruktur, irigasi, dan teknologi pertanian sangat krusial bagi wilayahnya.

"Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama pembangunan dan investasi pertanian berkelanjutan di Papua Selatan," ungkap Ferdinandus.

Baca juga: Ledakan Akibat Bom Bekas Perang Dunia II di Biak, Renggut Belasan Korban Jiwa

Dalam pemaparannya, Ferdinandus menyebutkan target Optimalisasi Lahan (Oplah) di Merauke pada tahun 2025 mencapai 40.000 hektare. Hingga periode 2024-2025, progres cetak sawah mencatatkan capaian signifikan, di antaranya land clearing seluas 17.000 hektare lebih, land leveling 14.000 hektare, serta lahan yang telah ditanami seluas 3.053 hektare.

Selain itu, pemerintah juga fokus pada Program Strategis Nasional (PSN) dengan target pengembangan sawah baru menuju 100.000 hektare. Berdasarkan data statistik, capaian produksi bersih pada 2025 mencapai 205.231 ton beras konsumsi dengan total lahan panen seluas 78.955 hektare.

"Dengan perluasan sawah melalui PSN dan Oplah, kami memproyeksikan produksi pangan akan terus meningkat pada periode 2026-2027, sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU