Minggu, 19 APRIL 2026 • 07:00 WIB

250 Calon Mahasiswa Sekolah Kedinasan Difasilitasi Bimbingan Belajar oleh BKPSDM Papua Tengah

Author

Ilustrasi (ChatGPT)

PAPUA TENGAH - Sebanyak 250 calon mahasiswa yang akan masuk sekolah kedinasan diberikan bekal berupa sosialisasi dan bimbingan belajar (bimbel).

Program ini diarahkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di delapan kabupaten secara serentak.

Delapan provinsi tersebut antara lain Kabupaten Mimika, Puncak, Puncak Jaya, Intan Jaya, Dogiyai, Paniai dan Nabire.

Untuk Kabupaten Mimika, diprioritaskan berasal dari suku Amungme dan Kamoro.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemberian beasiswa bagi orang asli Papua (OAP) yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke sekolah kedinasan di seluruh Indonesia. 

Baca juga: Kabar Baik! Pemprov Papua Tengah Buka Beasiswa ke 6 Sekolah Kedinasan

Kepala BKPSDM Provinsi Papua Tengah, Denci Meri Nawipa menjelaskan sistem program yang akan berfokus pada fasilitasi 250 peserta yang akan diseleksi kembali di Nabire kemudian dikirim ke Jayapura untuk mengikuti bimbel. 

Denci juga menambahkan tentang sistem seleksi sekolah kedinasan lainnya tidak beda jauh dengan tes masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN.

Sehingga, diharapkan kepada calon mahasiswa beserta orang tua maupun guru untuk mengumpulkan informasi persyaratan seleksi baik segi akademik maupun jasmani.

Sosialisasi Sekolah Kedinasan salah satunya diadakan di Aula SMA Negeri 1 Mimika yang berlangsung selama dua hari pada Kamis-Jumat, 16-17 April 2026.

Kegiatan dihadiri oleh 100 siswa yang berasal dari delapan sekolah SMA di hari pertama dan sembilan sekolah di hari kedua. 

Beasiswa untuk Enam Sekolah Kedinasan 

Adapun program beasiswa untuk sekolah kedinasan selain IPDN akan dimulai pada tahun ini. 

Keenam sekolah kedinasan tambahan tersebut antara lain Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Politeknik Imigrasi, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip), Sekolah Tinggi Metereologi dan Geofisika (STMKG), dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).

Baca juga: Pemkab Mimika Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika

Terdapat tiga jalur seleksi masuk yang bisa diikuti oleh calon peserta yakni jalur reguler, jalur afirmasi untuk OAP dan jalur pembibitan. 

Khusus untuk jalur pembibitan, BKPSDM Papua Tengah masih berusaha untuk diadakan kerja salam dengan kementerian yang terkait dengan sekolah kedinasan. Pastinya, bagi peserta yang masuk lewat jalur ini, setelah lulus diwajibkan untuk kembali dan membangun Papua Tengah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Seputar Papua

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU