PAPUA TENGAH - Insiden penembakan terjadi di PT Freeport Indonesia, tepatnya di kawasan bekas tambang terbuka Grasberg, Tembagapura, Mimika, pada Rabu (11/03/2026) pagi sekitar jam 08.30 WIT. Kejadian mengerikan ini menyebabkan seorang karyawan perusahaan tewas tertembak.
Berdasarkan keterangan dari Kepala Kepolisian Sektor Tembagapura, Ajun Komisaris Polisi Firman, korban tewas bernama Simson Mulia.
Kronologi kejadian diawali dari korban bersama rekannya, Abraham Marindal, yang sedang mengendarai mobil LWB sembari mengecek area kerja di lokasi bekas tambang terbuka Grasberg.
Saat di perjalanan tersebut, keduanya mendengar suara tembakan. Korban tewas tertembak di bagian telingan kanan tembus hingga telinga kiri. Sedangkan rekannya, Abraham, sempat meloncat keluar mobil untuk menghindari peluru sehingga hanya mengalami luka lecet di bagian telapak tangan.
Jenazah korban yang tewas segera dievakuasi dan dibawa ke RS AEA Tembagapura untuk peninjauan medis.
Setelah kejadian, Kepala Satuan Tugas (Satgas) Amole selaku unit pengamanan PT Freeport Indonesia, Ajun Komisaris Besar Polisi Yendri, segera mengerahkan timnya menuju TKP.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum bisa memastikan identitas pelaku.
"Sampai sekarang anggota masih berada di Grasberg dipimpin langsung oleh Kasatgas Amole. Sementara kami dari Polsek Tembagapura ada Kanit Patroli dan Kanit Reskrim juga ikut ke sana," ujar Firman.
Buntut dari kejadian ini, pengamanan di sekitar area pertambangan diperketat. Unit pengamanan difokuskan mulai dari wilayah dataran rendah Pelabuhan Portsite Amamapare, Bandara Mozes Kilangin Timika dan Kuala Kencana, hingga wilayah dataran tinggi seperti Tembagapura dan Grasberg.
Bukan yang pertama kali
Insiden penembakan ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi di kawasan PT Freeport Indonesia. Pada Februari lalu, satu anggota TNI juga tewas tertembak oleh kelompok kriminal bersenjata di Mile 50, Distrik Tembagapura saat dalam perjalanan dari Timika ke Tembagapura.
Diduga pelakunya berasal dari kelompok separatis KKB yang juga membawa kabur tiga senjata api dari kejadian tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara Papua Tengah