Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 19 SEPTEMBER 2025 • 13:39 WIB

Demi Ketahanan Pangan, Bulog Merauke Berhasil Serap Beras Petani dengan Angka Fantastis

Demi Ketahanan Pangan, Bulog Merauke Berhasil Serap Beras Petani dengan Angka FantastisPimpinan Cabang Bulog Merauke, Karennu (Yerid Taopan )

Papua Tengah - Penyerapan beras petani oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Merauke menunjukkan performa yang menggembirakan sepanjang tahun 2025. Hal ini diungkapkan langsung oleh Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Karennu, saat ditemui di ruang kerjanya pada hari Rabu (17/09/2025).

Karennu menjelaskan bahwa daya serap dan produktivitas Bulog dalam membeli hasil panen petani tahun ini terbilang sangat baik. Pembelian beras dilakukan sesuai dengan keputusan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dengan harga standar sebesar Rp 12.000 per kilogram. Sementara itu, untuk gabah, Bulog membelinya dengan harga Rp 6.500 per kilogram di pintu gudang Bulog Merauke.

Menurut Karennu, peningkatan harga pembelian yang dilakukan Bulog ini menjadi motivasi kuat bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil panen mereka. "Dengan harga yang kompetitif, kami berharap petani semakin bersemangat dan produktivitas pertanian di Merauke semakin meningkat," ujarnya.

Baca juga: Hadiri Musda HNSI di Sulteng, Wagub Ajak Nelayan Gandeng Pemerintah

Dukungan dari sektor hulu juga menjadi kunci keberhasilan ini. Karennu menyebutkan bahwa peran Dinas Pertanian sangat signifikan dalam mendukung optimalisasi lahan dan penambahan cetak sawah baru.

Dengan semakin optimalnya lahan dan bertambahnya cetak sawah, hasil panen petani di Merauke tercatat cukup tinggi. Kondisi ini memungkinkan Bulog untuk menyerap beras dari petani dengan baik sepanjang tahun 2025, sesuai dengan target yang ditetapkan Bappenas.

Karennu menegaskan bahwa penyerapan beras petani oleh Bulog akan terus dipertahankan dan ditingkatkan. Hal ini mengingat Bulog memiliki tugas strategis melalui program pemerintah, tidak hanya penyaluran beras kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, tetapi juga stabilisasi harga pangan, pendistribusian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta pelaksanaan program bantuan pangan kepada masyarakat dari Bappenas.

"Kami berharap stok beras di gudang Bulog Merauke ke depan dapat bertahan bahkan meningkat seperti tahun ini, demi menjaga ketahanan pangan daerah," pungkas Karennu.

Berdasarkan data per tanggal 17 September 2025, Bulog Merauke telah berhasil menyerap beras dari petani sebanyak 16.300 ton. Angka ini melebihi kapasitas gudang penyimpanan yang dimiliki Bulog Merauke dan Boven Digoel, yang totalnya sebanyak 15.200 ton.

Melihat kondisi peningkatan hasil panen yang signifikan, Bulog Merauke telah mengambil langkah antisipasi untuk menghindari kelebihan muatan (overload) di gudang. Bulog melakukan "muflet" atau pendistribusian beras ke beberapa wilayah di Papua, seperti Biak, Manokwari, dan Sorong Papua Barat, dengan jumlah total mencapai 13.000 ton. Langkah ini memastikan penyerapan tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kapasitas penyimpanan lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Demi Ketahanan Pangan, Bulog Merauke Berhasil Serap Beras Petani dengan Angka Fantastis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!