Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 06 MEI 2026 • 21:42 WIB

Sekolah Rakyat Mimika Kekurangan Tenaga Pendidik dan Wali Asuh

Sekolah Rakyat Mimika Kekurangan Tenaga Pendidik dan Wali AsuhIlustrasi Sekolah Rakyat di Mimika Papua Tengah

PAPUA TENGAH - Sekolah Rakyat Terintergrasi 76 Mimika di Timika, dilaporkan kekurangan tenaga pendidik dan wali asuh bagi para siswa. Akibatnya, proses belajar mengajar dan mengawasi anak-anak di asrama tidak bisa optimal.

Berdasarkan keterangan Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika Ajeng Wulandari pada Rabu (6/05) menjelaskan bahwa jumlah keseluruhan siswa sebanyak 68 orang yang dibagi menjadi dua, 33 anak tingkat SMP dan 35 anak tingkat SMA. 

Dari total jumlah anak-anak tersebut, 80 persen diantaranya merupakan orang asli Papua (OAP). 

Ajeng menambahkan, rombongan belajar untuk siswa SMP dan SMA  dibagi menjadi dua. Meskipun begitu, hanya ada tujuh orang pengajar yang menurutnya sangat terbatas sehingga saat pelajaran praktik, tingkat SMP dan SMA harus digabung menjadi satu kelas.

Kondisi ini dinilai tidak ideal, sebab jumlah tenaga pengajar yang sesuai untuk satu sekolah yaitu sekitar 14 hingga 15 guru.

Begitu pula dengan tenaga yang bertugas sebagai wali asuh asrama. Ajeng mengatakan hanya ada lima orang yang bertugas untuk mengawasi perkembangan anak-anak yang tinggal di asrama. 

“Wali asuh ini tidak seimbang karena wali asuh perempuan itu hanya satu orang, sementara jumlah siswa perempuan ada 20-an orang." kata Ajeng. 

Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika melaksanakan proses belajar mengajar berbasis digital yang salah satu kurikulumnya adalah lancar menggunakan laptop.

Selain itu, ada berbagai bantuan yang diterima oleh sekolah untuk kebutuhan para siswa belajar seperti alat tulis, tas sekolah, seragam sekolah, tumbler air minum, sepatu dan pakaian sehari-hari.

Sedangkan untuk fasilitas asrama, Ajeng menyoroti kurangnya alat CCTV atau kamera pengawas di lingkungan asrama serta mobil operasional untuk aktivitas sekolah.

Ajeng berharap agar kedepannya, perlengkapan sekolah rakyat bisa terpenuhi. 

“Perkembangan siswa secara akademik belum menujukan hal yang signifikan, tetapi secara kesehatan mereka mengalami banyak perubahan," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara Papua Tengah

BERITA TERBARU

Sekolah Rakyat Mimika Kekurangan Tenaga Pendidik dan Wali Asuh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!